Langsung ke konten utama

Jelang Tahun Baru 2018, Komunitas Lebah Gelar Malam 30 Juz Untuk Palestina.

 

Photo by : dokumentasi panitia Mahabbah

Jelang tahun baru 2018, Komunitas Lingkar Barudak Khitabah (LEBAH) Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati Bandung mengelar acara Malam Harmoni Bersama Lebah (Mahabbah). Kegiatan bernuansa islam ini dilaksanakan pada jumat malam, 29 Desember 2017, dengan mengusung tema “30 Juz Untuk Palsestina”.

Kegiatan yang berlangsung di Masjid Iqomah UIN Sunan Gunung Djati tersebut dimulai pukul 20.00 WIB dengan dibuka langsung oleh Dr. H. Mukhlis Aliyudin, M.Ag, ketua jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI). Dalam pembukaannya, Mukhlis Aliyudin menyatakan harapannya agar komunitas-komunitas muda khususnya di UIN Sunan Gunung Djati Bandung sering mengadakan kegiatan-kegiatan keagamaan seperti yang dilakukan oleh komunitas Lebah.

Selain dihadiri oleh ketua jurusan, kegiatan Mahabbah juga dihadiri oleh sekretaris jurusan KPI, ketua Dewan Mahasiswa (Dema) Fakultas Dakwah dan Komunikasi, para alumni komunitas Lebah, serta mahasiswa-mahasiswa KPI. Tidak hanya itu, orang-orang yang tadinya sekedar shalat di masjid pun tidak sedikit dari mereka yang turut mengikuti kegiatan Mahabbah, karena memang kegiatan ini terbuka untuk umum. 

  Photo by : dokumentasi panitia Mahabbah

Sebagaimana tema yang diusung, kegiatan ini diisi oleh rangkaian penampilan islami seperti syahril quran, tilawah, ceramah, motivasi, dan penampilan dari para pemenang lomba Lebah Go Show yang dilaksakan tanggal 16 Desember 2017. Diantara penampilan para pemenang itu adalah pidato dan stand up comedy islam. Selain itu, para jamaah yang hadir juga diajak untuk melaksanakan shalat tahajud bersama dan istighosah yang dipimpin oleh Buya H. Abdul Mujib, M.Ag.

Kegiatan berlangsung sampai hari sabtu, 30 Desember 2017, pukul 02.00 dini hari. Kegiatan mahabbah berlangsung khidmat dan diakhiri dengan mengkhatamkan Al-Quran 30 Juz yang dipimpin langsung oleh Ustadz Nase Saefudin Zuhri, MM, salah satu dosen pembimbing tilawah UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

Khotmil Quran 30 Juz ini, selain untuk mendoakan warga palestina, juga untuk menanamkan nilai-nilai keagamaan sekaligus mengisi kegiatan menjelang tahun baru yang biasanya diisi oleh pesta kembang api yang justru bukan budaya islam.

 

Reporter : Dian Maryam Sholihah 

                 Mahasiswa Komunikasi dan Penyiaran Islam - UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Komentar

Postingan populer dari blog ini

"Ciptakan Jeda Untuk Merumuskan Pembaruan yang Visioner"

Belakangan ini, muruah perguruan tinggi (PT) di Indonesia kembali tercoreng dengan hangatnya berita plagiarisme yang dilakukan oleh salah satu universitas ternama di Jakarta, yaitu Universitas Negeri Jakarta (UNJ). Bak mencoreng arang di muka sendiri, sungguh memalukan apa yang dilakukan para oknum terpelajar yang seharusnya menjadi contoh bagi masyarakat itu. Dewasa ini, tidak sedikit lembaga PT dijadikan sebagai ladang bisnis oleh para birokrat kampus.   Dengan dalih mempermudah proses kelulusan, cara yang salah justru mereka lakukan dengan memperjual belikan ijazah dan memberi celah untuk melakukan plagiarisme. Bahkan mahasiswa tidak harus mengikuti perkuliahan untuk mendapatkan ijazah, mereka cukup membayar uang dengan tarif yang telah ditentukan dan melakukan proses wisuda secara formalitas. Padahal seharusnya kampus menjadi wadah perkembangan nilai-nilai luhur, dimana semua warganya mampu menjunjung nilai-nilai moralitas yang tinggi dan mengikuti peraturan yang ada. ...

“30 Juz Untuk Palestina”

Dokumentasi panitia Menjelang tahun baru, biasanya orang-orang berbondong-bondong pergi liburan ke tempat ramai untuk menyambut pergantian tahun. Tempat favorit yang menarik perhatian pengunjung biasanya adalah pusat kota, camp area , pantai, gunung, dan tempat lain yang menyajikan city ligh yang indah pada malam hari. Semua itu mereka lakukan agar turut merasakan sensasi tahun baru. Namun bagaimana jika menjelang tahun baru justru diisi dengan kegiatan keagamaan?. Hal itu yang dilakukan oleh Komunitas Lingkar Barudak Khitabah (Lebah), salah satu komunitas di Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati Bandung yang berada dibawah naungan jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI). Komunitas ini dibina langsung oleh sekretaris jurusan KPI, Dr.H. Aang Ridwan, M.Ag. Jumat malam, 29 Desember 2017, komunitas Lebah kembali menggelar agenda tahunannya. Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya yang biasanya diadakan di Luar kampus, kegiatan bertajuk islami yang d...

SUNMING = SUNDA MINANG

hai guys.. Assalamu'alaikum 😉😉 udah lama gak nulis nih ya.. lagi musim UAS nih kebetulan, dan tulisan kali ini juga emang masih buat menuhin tugas akhir sih sebenernya 😓 mata kuliah Pengantar Ilmu Komunikasi. it's oke lah ya, bawa seloooww aja .. berhubung ini mata kuliah ilmu komunikasi, aku bakal share sedikit pengalaman aku berkomunikasi sama temen aku yang kebetulan beda budaya nih kita.. aku sunda, dia minang ... sebut saja inun jadi kita tuh kemana-mana selalu bareng, jajan bareng, k perpus bareng, ke wc pun bareng.. and me as sundanist kalo kata kata orang mah orang sunda tuh paling fleksibel, gampang terpengaruh gitu. tapi bener loh, kadang logat ngomong aku juga kebawa sama si uni. dan orang minang itu gatau kenapa kalo ngomong ga pernah di rem dan selalu kaya bentak-bentak gitu. hmmm kadang nih pas kita lagi jalan bareng, trus dia ketemu sama temen satu spesies nya yang sama-sama orang minang juga, disitu kadang aku kaya orang bego sendiri. pelanga pelongo liatin ...